Seorang
wanita yang ku panggil mamah adalah sosok yang sangat berarti bagi hidup aku,
beliau adalah segalanya buat aku. Dikala senang atau sedih beliau selalu ada
untuk aku, beliau selalu menerima aku apa adanya.
‘Mamah’
adalah kata pertama yang keluar dari mulut aku saat aku sedang merasakan rasa
sakit yang tak dapat lagi dibendung. Dia adalah seorang dokter yang sesungguhnya dalam hidup
aku karena dia selalu merawat aku dari sejak aku berada di dalam kandungan hingga
menjadi sebesar ini dengan kasih sayangnya yang tulus dan ikhlas tanpa meminta
balasan apapun dari ku.
Pelukannya
yang hangat selalu membuat ku merasa nyaman jika berada disisinya, dialah obat
penyembuh dikala aku sedang merasakan rasa sakit. Telinganya yang tak pernah
bosan mendengarkan segala keluh kesahku. Bahunya yang selalu ada untuk menopang
kesedihanku.
Segala
rintangan selalu beliau lewati demi aku sang buah hati, kenakalan ku tak pernah
beliau jadikan beban dalam hidupnya, perkataan nakal yang keluar dari bibir ku
pun takkan pernah ia jadikan deritanya. Tak pernah punya dendam disaat aku
melawan nasehatnya.
Beliau
selalu menyelipkan nama ku di dalam setiap do’anya, beliau tak pernah
menampakan kesedihan, kesusahan dalam mengurus anak-anaknya, beliau sosok
wanita yang super sekali. Sudah banyak sekali pengorbanan yang beliau lakukan
buat aku.
Mungkin
aku takkan bisa membalas segala sesuatu yang telah beliau kasih kepada aku
selama ini, tapi setidaknya aku akan terus berusaha untuk menjadi anak yang baik
dan anak yang bisa membahagiakan orangtua.